MH Kholis - Gunung Padang - temanngopimudotcom

Menelusuri Jejak Kenangan di Situs Gunung Padang

Menelusuri Jejak Kenangan di Situs Gunung Padang

Pernha nggak sih, datang ke suatu tempat demi melihat, merasakan, dan meresapi kenangan yang pernah ada dan terjadi di tempat itu?
Kenangan kadang menjadi salah satu bekal yang kuat untuk mendatangi suatu tempat yang pernah menjadi rahim atas lahirnya kenangan tersebut. Namun, kenangan juga jadi sebatas kenangan saja di tempat itu yang hanya menunggu didatangi dan dihapus untuk waktu yang lama atau selamanya.

Lalu, di tempat apakah jejak kenangan itu lahir dan berada? Di mana saja bisa. Termasuk di tempat wisata atau di situs sejarah seperti Gunung Padang ini.

Sebetulnya, kenangan itu hanya milik yang menciptakan, bukan milik sembarang orang yang hanya datang ke tempat itu. Seperti halnya saya yang pertama kali datang ke situs ini, situs Gunung Padang.

Tangga menuju situs Gunung Padang - temanngopimu.
Tangga menuju situs Gunung Padang – temanngopimu.

Jadi, kenangan siapa yang ditelusuri di situs tersebut? Tentu bukan kenangan saya, dong! Hehe.
Menelusuri situs ini membutuhkan sedikit tenaga ekstra karena lokasi yang berada pada ketinggian. Selain itu, sebelum melihat dan menyaksikan situs megalitikum (yang berserakan seperti kenangan yang nanti akan saya ceritakan), kita akan disuguhi pemandangan kebun teh yang hijau dan sejuk sepanjang jalan, tapi bukan sepanjang jalan kenangan.

Setelah mata kita dimanja dengan pemandangan tersebut, ratusan anak tangga pun menunggu di depan mata. Tapi tenang, ada dua pilihan jalur untuk mencapai puncak situs Gunung Padang ini, yaitu dua anak tangga yang menjadi jalur utama.

Pertama tangga terjal (tapi tidak seterjal kenangan, kok) yang tingginya kurang lebih 175m, dan tangga kedua tangga landai dengan ketinggian kurang lebih 305m. Dua tangga ini menjadi pilihan bagi pengunjung yang ingin mencapai situs Gunung Padang.

Pemandangan dari atas Gunung Padang. Terdapat wisatawan lainnya sedang menikmati situs yang ada di sana - temanngopimu.
Pemandangan dari atas Gunung Padang. Terdapat wisatawan lainnya sedang menikmati situs yang ada di sana – temanngopimu.

Tangga terjal jaraknya lebih dekat atau jalur cepat menuju situs, namun jalurnya curam dan sedikit memacu adrenalin.
Setelah sampai di lokasi, rasa lelah menaiki ratusan anak tangga tersebut hilang seketika. Selain udaranya sejuk juga tempatnya yang nyaman. Di sana kita akan melihat dan menyaksikan ratusan bahkan mungkin ribuah batu andesit yang bentuknya persegi memanjang dan menumpuk tak beraturan dan usianya sudah ribuan tahun.

Kita dapat mengabadikan pemandangan langka itu dengan beragam cara temasuk menjadikannya sebagai kenangan. Jika kita merasa haus dan lapar, di samping lokasi situs terdapat beberapa warung warga sekitar yang menyediakan beragam camilan dan minuman segar yang dapat kita nikmati. Juga terdapat musala untuk salat dan beberapa dangau untuk rebahan sembari menikmati camilan dari warung yang ada di tempat itu.

Jejak Kenangan
Di balik rasa lelah saat mencapai situs tersebut ada kenangan yang menjadi salah satu alasan untuk mendatangi tempat itu. Tapi, kenangan itu hanya menjadi kenangan dan menjadi cerita yang oleh pemiliknya sengaja didatangi dan ditinggal kembali di tempat tersebut untuk selamanya.

Kenangan tersebut milik teman dan sahabat saya yang sengaja mengajak ke tempat peninggalan sejarah ini. Lalu apa kenangan itu? dia pernah ke situs tersebut dengan seseorang yang pernah menjadi salah satu bagian dalam menjalani hari-harinya. Jadi, setelah pulang dari situs Gunung Padang, ia bercerita tentang kenangan itu dan berkata bahwa ia akan membuang dan mengubur kenangan itu di tempat yang sama, yaitu di situs Gunung Padang.

Situs Gunung Padang merupakan situs prasejarah peninggalan kebudayaan Megalitikum di Jawa Barat. Tepatnya di perbatasan Dusun Gunung Padang dan Panggulan, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.

Akses, Tiket Masuk, dan Pakaian yang Pas dan Nyaman saat ke Situs Gunung Padang
Akses ke lokasi dapat ditempuh dengan beragam kendaraan, seperti kereta api, bus, dan kendaraan pribadi. Namun, yang paling praktis adalah kendaraan pribadi. Sebelum mencapai lokasi kita akan disuguhi dengan jalan yang berkelok dan pemandangan yang indah dan sejuk.
Tiket masuk perorang Rp10.000 termasuk dengan kendaraan. Fasilitas lain seperti toilet dan musala terdapat di sebelah pintu masuk menuju situs. Juga terdapat banyak warung makan yang dapat menjadi tempat istirahat sejenak setelah turun atau sebelum naik ratusan anak tangga menuju situs Gunung Padang.

Menikmati sejuk dan indahnya kebuh teh di bawah tenda awning Eiger Advanture sebelum turun - temanngopimu.
Menikmati sejuk dan indahnya kebuh teh di bawah tenda awning Eiger Advanture sebelum turun – temanngopimu.

Pakailah pakaian yang nyaman dan memudahkan kita dalam bergerak dan juga tidak berbahan panas. Jika perlu, pakailah pakain luar ruangan (outdoor) sehingga membuat kita nyaman saat berada di lokasi maupun sepanjang perjalanan. Seperti halnya yang saya pakai. Saya selalu memakai pakaian yang nyaman pada semua perjalanan saya seperti saat ke Gunung Padang ini, yaitu pakaian dari Eiger Adventure. Eiger Adventure sangat cocok dipakai pada segala kegiatan lebih-lebih kegiatan luar ruangan atau kegiatan alam bebas. Selainnya bahannya yang nyaman dan mudah menyerap keringat, Eiger Adventure juga tidak hanya menyediakan pakaian, tetapi perlengkapan kegiatan atau aktivitas luar ruangan lainnya seperti tas dan botol air minum (yang tengah saya bawa), dan perlengkapan lainnya yang membuat petualangan kita semakin keren.

 

Leave a Comment